Saya beli rumah bekas dua tahun silam. Beberapa bulan lalu saat tiap hari hujan melanda, dari sela-sela nat keramik keluar air di (lumayan) banyak titik. Untuk menanggulanginya, kami tutup natnat yang kosong dengan harapan air tidak merembes lagi. Kami kira masalah sudah teratasi, tapi ternyata ketika hujan deras lagi, air lagi-lagi merembes (bahkan ada yang menyembur seperti air mancur) dari pinggir-pinggir dinding. Meski di nat sudah tidak keluar lagi, tetap saja membuat cemas. Gimana, ya, cara mengatasinya? Kalau lantai diuruk apakah akan menuntaskan masalah?

Rumah Anda saya asumsikan berada di lingkungan yang rendah, rawan banjir, atau memiliki sistem drainase yang buruk. Walaupun lantai rumah Anda dibuat lebih tinggi daripada halaman rumah Anda, tetap saja dibanding lingkungan sekitar, rumah Anda masih lebih rendah. Apabila rumah Anda dibangun dengan benar, baik kualitas material maupun proses pengerjaannya, khususnya pada lantai, maka air tidak akan sampai menyembur.

Mengisi nat-nat yang kosong memang bisa menjadi solusi sementara, namun masalah lainnya pasti akan terus muncul karena dorongan air tidak akan mampu ditahan oleh nat-nat keramik lantai. Solusi dengan menguruk lantai bisa saja dilakukan apabila kondisi urukan tanah lebih tinggi dari level air drainase pada saat hujan deras. Namun bila tidak memungkinkan, Anda bisa meninggikan lantai rumah hingga ketinggian tertentu (minimal 25cm).

Setelah tanah diuruk, pastikan tanah dipadatkan kemudian dihamparkan pasir dengan ketebalan minimal 5cm. Siram dengan air secukupnya agar pasir dapat mengisi rongga-rongga yang kosong pada tanah uruk. Untuk mencegah kemungkinan air menyembur, langkah selanjutnya Anda perlu mengecor lantai dengan ketebalan sekitar 5cm. Jangan lupa sebelum dicor hamparkan plastik cor terlebih dahulu. Pada pertemuan cor, plester pada dinding perlu agar dinding lebih menyatu dengan cor.

Setelah proses pengecoran selesai dan mengering, tambahkan bahan pelapis antibocor atau waterproofing. Walaupun sudah dicor bisa saja ada kemungkinan terjadi perembesan air ke permukaan lantai. Konsentrasikan tahap pelapisan waterproofi ng pada pinggir-pinggir pertemuan antar-dinding dan lantai. Setelah itu, lakukan pemasangan keramik dengan benar dan teliti. Area lantai harus bersih agar nat terisi sempurna dan tidak mudah mengelupas di kemudian hari. Sebelum dipasang, keramik harus direndam dahulu minimal 30 menit.

Agar kenyamanan rumah tetap terjaga tentunya juga dibutuhkan sebuah genset. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor resmi genset silent 1000 Kva di Bandung.