Produk Pertanian untuk Menyuburkan Tanah – P erusahaan Agrokimia asal Bo – gor, Jawa Barat, PT Agricon In – do nesia (ACI) senantiasa hadir memberikan solusi bagi pertanian di Tanah Air. Menggandeng perusahaan asal Amerika Serikat, Ralco, Agricon menawarkan produk teranyar nya Generate. Produk paten de ngan teknologi terba – ru ini me nyehatkan tanah se – hingga ba ik bagi pertum buhan tanaman. Agung Udara Permana, Pro – duct Manager PT Agricon In – do nesia mengutarakan, tanah sebagai media penanaman mengandung sumber mineral yang penting bagi tanaman. Kandungan mineral tanah menjadi komponen yang vital dalam hal kesuburan dan per – tumbuhan tanaman. “Generate memiliki konten utama kobalt (Co). Selama ini unsur Co ku – rang diperhatikan sebagai mikro esen – sial kebutuhan tanaman,” ungkap Ara, sapaan akrabnya di sela-sela costu mer gathering Sahabat Agricon Indo ne sia di Pangalengan, Kab. Bandung, Prov. Jabar, Jumat (25/5).

Menstimulasi Mikroba Tanah

Kobalt, lanjut Ara, sangat berpenga – ruh terhadap jumlah populasi mikroba di dalam tanah. Generate adalah satusatunya produk dengan teknologi mi – cro bial catalyst yang bisa menstimulasi pertumbuhan mikroba menguntung – kan di dalam tanah. Semakin aktif mi – krobanya, semakin banyak nutrisi yang dihasilkannya untuk tanaman. Dalam pengaplikasiannya, ia mere – komendasikan penyemprotan lang sung ke tanaman, bukan ke tanah. Unik nya produk ini, menurut Ara, ka rena mengandung teknologi yang membuat simbiosis antara tanaman dengan tanah. Dari tanaman masuk ke jaringan pertumbuhan, kemudian ke jaringan akar, lalu mikroba-mikroba mendapat makanan melalui akar tanaman. Konsentrasi Generate yang dire – komen dasikan sebanyak 1-2 ml/liter.

Agricon mengemas produk ini dalam botol berisi 250 ml. Satu botol bisa di – pakai untuk satu drum air atau setara 200 liter. Biasanya, petani berpatokan aplikasi melalui drum. Ara mengata kan, aplikasi terbaik dilakukan saat tanaman berumur di atas dua minggu. Ini berlaku untuk semua jenis tanaman. Selain dapat diaplikasikan pada tanam – an sayuran, ke depan Agricon juga akan memaksimalkan Generate untuk tanam – an pangan. “Agricon memilih Generate karena sesuai dengan filosofi kami, memberikan sesuatu yang baik bagi petani dan lingkungan, serta pertanian yang berkelanjutan,” tandasnya.

Berproduksi Berkat Generate

Pipit Candra, petani cabai asal Pangalengan mengungkap pengalamannya menggunakan Generate. Dulu lahan seluas satu hektar yang dikelo – lanya sangat sulit untuk berproduksi. Hasil konsultasi dengan Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI) Bogor, lahan ter sebut dinyatakan endemis cendawan Fusarium. Selain tidak disarankan untuk dita – nami, lahan harus dikoreksi dahulu. Seperti dikapur dan dibenahi dengan penambahan unsur organik, jamur, dan bakteri. Namun ini butuh waktu minimal dua tahun. “Itu kan terlalu lama. Saya bismillah saja tanam sembari memberi asupan mikro – organisme ke tanah. Sampai kemudian Agricon menawari Generate. Saya makin bersemangat,” ulasnya. Awalnya, Pipit berharap tanah tersebut minimal bisa berproduksi. Namun di luar dugaan ternyata tanaman di lahan yang “sakit” itu kini sudah bisa dipanen enam kali. “Saya ber terima kasih sekali diberi kesempatan uji coba produk ini. Mudah-mudahan bisa membantu petani lainnya yang memiliki masalah dengan tanah dan produktivitas,” harapnya